Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cicurug » Warga Demo PT Yongjin Cicurug, Protes Dugaan Diskriminasi Tenaga Kerja Lokal

Warga Demo PT Yongjin Cicurug, Protes Dugaan Diskriminasi Tenaga Kerja Lokal

  • account_circle S4kh1
  • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
  • visibility 268
  • comment 0 komentar

Sukabumi – Ratusan warga dari beberapa desa di sekitar kawasan industri Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang pabrik PT Yongjin Javasuka Garment, pada Jumat (1/11/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan diskriminasi terhadap tenaga kerja lokal yang dinilai tidak mendapat kesempatan kerja yang adil.

Massa mulai berkumpul sejak pukul 08.00 WIB sambil membawa spanduk dan poster bertuliskan “Utamakan Warga Lokal!” dan “Kami Juga Butuh Kerja!”. Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dari Polsek Cicurug dan Satpol PP Kecamatan.

Menurut keterangan warga, mereka merasa kecewa karena selama ini pabrik tersebut lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah, sementara banyak warga sekitar yang telah lama menganggur.

Kami bukan menolak orang luar, tapi seharusnya warga sekitar juga diberi prioritas. Kami tinggal di sini, tapi kok malah sulit sekali diterima kerja,” ujar Dedi Hermawan, salah satu perwakilan warga Desa Benda, kepada wartawan.

Selain menyoroti sistem rekrutmen, warga juga menuntut pihak perusahaan agar lebih transparan dalam proses penerimaan karyawan baru dan mengutamakan calon tenaga kerja dari Kecamatan Cicurug dan sekitarnya.

Aksi tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Siliwangi, tepat di depan kawasan industri, mengalami kemacetan hingga lebih dari satu jam. Namun situasi tetap kondusif berkat pengamanan gabungan dari aparat kepolisian dan TNI.

Menanggapi hal itu, perwakilan manajemen PT Yongjin Javasuka Garment, Suharto Kim, akhirnya menemui massa dan menyampaikan klarifikasi. Ia membantah adanya unsur diskriminasi dan berjanji akan melakukan evaluasi sistem penerimaan tenaga kerja.

Kami terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Kami juga akan meninjau ulang prosedur rekrutmen agar lebih adil dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Cicurug, H. Rahmat Sudrajat, yang turut hadir di lokasi, mengimbau agar semua pihak menahan diri dan menyelesaikan persoalan ini melalui dialog.

Kami akan memfasilitasi pertemuan antara warga, pemerintah desa, dan pihak perusahaan untuk mencari solusi bersama. Harapan kami, ke depan warga sekitar bisa mendapatkan peluang kerja yang lebih proporsional,” kata Rahmat.

Setelah mendapat tanggapan resmi, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 11.30 WIB. Meski demikian, perwakilan warga menegaskan akan terus memantau janji pihak perusahaan agar tidak hanya sekadar omongan.

Kalau dalam waktu dekat tidak ada perubahan, kami akan kembali turun ke jalan,” tegas Dedi.

Peristiwa ini menjadi sorotan publik di media sosial, di mana banyak pengguna internet mendukung tuntutan warga. Mereka menilai bahwa perusahaan yang berdiri di wilayah Sukabumi seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, terutama dalam hal lapangan kerja.

  • Penulis: S4kh1

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arah Penggunaan Dana Desa 2026 Resmi Ditetapkan

    Arah Penggunaan Dana Desa 2026 Resmi Ditetapkan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle S4kh1
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Pemerintah melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal resmi menetapkan Peraturan Menteri Desa dan PDT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Regulasi ini menjadi pedoman utama bagi seluruh pemerintah desa di Indonesia dalam merencanakan dan melaksanakan penggunaan Dana Desa agar selaras dengan arah kebijakan nasional dan prioritas […]

  • Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Murid, Polisi Tangkap Pengajar Mengaji di Cicurug

    Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Murid, Polisi Tangkap Pengajar Mengaji di Cicurug

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle S4kh1
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Seorang guru ngaji berinisial MF (26 tahun) di Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, diamankan polisi atas dugaan kekerasan seksual terhadap sejumlah murid laki-laki dan perempuan di bawah umur. Kasus tersebut terungkap setelah Pemerintah Desa Bangbayang menerima informasi dari masyarakat pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Aparat desa kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti laporan awal […]

  • Truk Logistik Tabrak 4 Mobil di Jalan Ahmad Yani Sukabumi, Polisi Lakukan Olah TKP

    Truk Logistik Tabrak 4 Mobil di Jalan Ahmad Yani Sukabumi, Polisi Lakukan Olah TKP

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sukabumi, 4 November 2025 — Sebuah truk logistik menabrak empat unit mobil di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Jazz Karaoke, Kota Sukabumi, pada Selasa sore (4/11/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kepanikan di sekitar lokasi dan kemacetan cukup panjang di jalur utama kota. Menurut keterangan warga, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.45 […]

  • Jarang Terlihat, Beginilah Indahnya Desa Tenjolaya Cicurug dari Atas 04:07 Play Button

    Jarang Terlihat, Beginilah Indahnya Desa Tenjolaya Cicurug dari Atas

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle S4kh1
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Cicurug – Keindahan alam pedesaan kembali mencuri perhatian warganet. Kali ini, pesona Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, terlihat begitu memukau saat disaksikan dari ketinggian. Hamparan sawah hijau, permukiman warga yang tertata rapi, serta latar perbukitan yang asri menyatu menciptakan panorama yang menenangkan mata. Dari sudut pandang udara, Desa Tenjolaya tampak bagaikan lukisan alam. Jalan-jalan desa membelah […]

  • Dana Desa 2026 Turun Drastis, Desa Harus Bersiap

    Dana Desa 2026 Turun Drastis, Desa Harus Bersiap

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle S4kh1
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dipastikan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan alokasi tersebut terjadi secara nasional dan berdampak pada sebagian besar desa di Indonesia. Kebijakan ini merupakan bagian dari penyesuaian fiskal pemerintah pusat dalam rangka menjaga keberlanjutan anggaran negara sekaligus menajamkan prioritas penggunaan Dana Desa agar lebih tepat sasaran. Pemerintah menegaskan bahwa penurunan Dana […]

  • Pelatihan Mitigasi Bencana Tingkat Desa Tenjolaya Digelar, Warga Antusias Perkuat Kesiapsiagaan Bersama photo_camera 3

    Pelatihan Mitigasi Bencana Tingkat Desa Tenjolaya Digelar, Warga Antusias Perkuat Kesiapsiagaan Bersama

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Desa Tenjolaya, 11 November 2025 — Upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana semakin diperkuat melalui Pelatihan Mitigasi Bencana yang digelar Pemerintah Desa Tenjolaya bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan P2BK. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat, baik perangkat desa, tokoh lingkungan, kader siaga, hingga perwakilan pemuda. […]

expand_less