Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cicurug » Dana Desa untuk BPJS? Kepala Desa dan Perangkat Dinilai Menyimpang dari Aturan

Dana Desa untuk BPJS? Kepala Desa dan Perangkat Dinilai Menyimpang dari Aturan

  • account_circle S4kh1
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Pemerintah kembali menegaskan berbagai larangan dalam penggunaan Dana Desa pada tahun anggaran 2026. Penegasan ini disampaikan untuk memastikan Dana Desa benar-benar digunakan sesuai tujuan awalnya, yakni mendorong pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. Dalam berbagai regulasi yang berlaku, Dana Desa tidak boleh digunakan secara bebas tanpa mengacu pada ketentuan perundang-undangan.

Pengelolaan Dana Desa wajib berpedoman pada prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, serta tertib dan disiplin anggaran. Oleh karena itu, pemerintah desa dilarang menggunakan Dana Desa untuk kegiatan yang tidak memiliki dasar perencanaan dalam dokumen resmi desa seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). Penggunaan dana di luar perencanaan tersebut berpotensi menimbulkan pelanggaran administrasi hingga pidana.

Salah satu larangan utama adalah penggunaan Dana Desa untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan tertentu. Dana Desa tidak boleh dialokasikan untuk memperkaya kepala desa, perangkat desa, maupun pihak lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Praktik seperti mark-up anggaran, proyek fiktif, dan penyalahgunaan dana untuk kepentingan politik juga termasuk pelanggaran serius.

Dana Desa tahun 2026 juga dilarang digunakan untuk membiayai kegiatan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, atau pemerintah kabupaten/kota. Kegiatan seperti pembangunan infrastruktur yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, pembiayaan program nasional tertentu, maupun belanja rutin instansi lain tidak boleh dibebankan kepada Dana Desa.

Selain itu, Dana Desa tidak boleh digunakan untuk membayar iuran jaminan sosial yang menjadi kewajiban individu, termasuk iuran BPJS Kesehatan secara umum. Pemerintah menegaskan bahwa Dana Desa bukan instrumen untuk menutup kewajiban personal warga, kecuali dalam skema khusus yang diatur secara tegas dan terbatas dalam regulasi resmi. Penggunaan Dana Desa untuk membayar iuran secara massal tanpa dasar hukum yang jelas dinilai menyalahi aturan.

Larangan berikutnya mencakup penggunaan Dana Desa untuk kegiatan yang bersifat seremonial berlebihan, perjalanan dinas yang tidak relevan, studi banding yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat, serta pengadaan barang dan jasa yang tidak mendukung prioritas pembangunan desa. Dana Desa juga tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang hanya menguntungkan pihak ketiga tanpa memberikan manfaat nyata bagi warga desa.

Pemerintah desa juga dilarang menyalurkan Dana Desa dalam bentuk pinjaman kepada individu atau kelompok, termasuk untuk modal usaha yang tidak melalui mekanisme resmi pemberdayaan masyarakat desa. Dana Desa bukan dana bergulir bebas dan tidak boleh digunakan untuk praktik simpan pinjam yang berisiko menimbulkan kerugian keuangan negara.

Dalam konteks pengawasan, pemerintah menekankan bahwa setiap penggunaan Dana Desa akan terus diawasi melalui sistem pelaporan dan pengendalian berlapis. Aparat pengawas internal pemerintah, pendamping desa, hingga aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk menindaklanjuti dugaan penyimpangan. Sanksi yang dapat dikenakan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dapat berujung pada tuntutan hukum.

Melalui penegasan larangan penggunaan Dana Desa tahun 2026 ini, pemerintah berharap seluruh pemerintah desa semakin berhati-hati, patuh terhadap aturan, dan fokus pada program prioritas seperti pembangunan infrastruktur dasar desa, peningkatan ketahanan pangan, penguatan ekonomi masyarakat, serta penurunan angka kemiskinan. Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi juga mengimbau masyarakat desa untuk aktif mengawasi dan terlibat dalam perencanaan agar Dana Desa benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan bersama.

  • Penulis: S4kh1

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Truk Fuso di Cibadak, Lalu Lintas Sempat Macet Panjang

    Kecelakaan Truk Fuso di Cibadak, Lalu Lintas Sempat Macet Panjang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sukabumi, 4 November 2025 — Sebuah truk fuso bermuatan bahan bangunan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 14.30 WIB, Selasa (4/11/2025). Insiden tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Sukabumi–Bogor sempat macet hingga beberapa kilometer. Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, truk fuso dengan nomor polisi belum diketahui itu melaju […]

  • Warga Demo PT Yongjin Cicurug, Protes Dugaan Diskriminasi Tenaga Kerja Lokal

    Warga Demo PT Yongjin Cicurug, Protes Dugaan Diskriminasi Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sukabumi – Ratusan warga dari beberapa desa di sekitar kawasan industri Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang pabrik PT Yongjin Javasuka Garment, pada Jumat (1/11/2025). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan diskriminasi terhadap tenaga kerja lokal yang dinilai tidak mendapat kesempatan kerja yang adil. Massa mulai berkumpul sejak pukul […]

  • Empat orang sopir yang terlibat dalam pengangkutan rokok tanpa pita cukai resmi akhirnya dijatuhi hukuman

    Empat orang sopir yang terlibat dalam pengangkutan rokok tanpa pita cukai resmi akhirnya dijatuhi hukuman

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 56
    • 0Komentar

    4 November 2025 — Empat orang sopir yang terlibat dalam pengangkutan rokok tanpa pita cukai resmi akhirnya dijatuhi hukuman penjara oleh majelis hakim setelah dinyatakan bersalah dalam kasus peredaran rokok ilegal. Putusan ini menandai akhir dari proses hukum panjang yang melibatkan berbagai saksi dan barang bukti kuat. Keempat terdakwa, yakni Ishak Maulana, Abdul Hamit Sadram, […]

  • Pemerintah Desa Tenjolaya Cairkan Insentif Linmas Tahap Kedua Tahun 2025

    Pemerintah Desa Tenjolaya Cairkan Insentif Linmas Tahap Kedua Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Tenjolaya, Cicurug — Senin, 22 Desember 2025. Pemerintah Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, menyalurkan insentif bagi anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Tahap II Tahun 2025 dengan nominal sebesar Rp100 ribu per orang dari 40 Peserta. Penyaluran insentif ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah desa atas peran aktif Linmas dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan ketenteraman […]

  • Pelatihan Kader Posyandu Program ILP, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Desa Tenjolaya photo_camera 4

    Pelatihan Kader Posyandu Program ILP, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan di Desa Tenjolaya

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug — Sebanyak 52 anggota kader posyandu mengikuti pelatihan program ILP (Integrated Learning Program) dalam rangka transmigrasi posyandu, yang dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Aula Desa Tenjolaya. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi balita, ibu hamil, serta masyarakat umum. Pelatihan […]

  • Desa Tenjolaya Gelar Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa dan BPD di Villa Cielok Cigadog photo_camera 5

    Desa Tenjolaya Gelar Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa dan BPD di Villa Cielok Cigadog

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle S4kh1
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Desa Tenjolaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dilaksanakan pada 12 Desember 2025 di Villa Cielok Cigadog. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perangkat desa, anggota BPD, serta tamu undangan dari berbagai desa di Kecamatan Cicurug. Kegiatan berlangsung dengan antusias, […]

expand_less